Jul 2, 2013

FARMASYK

gue mau ngenalin sahabat-sahabat gue semasa SMP dan tentunya masih jadi sahabat sampai sekarang.kita ber-delapan sama-sama sekolah di SMPN 26 Bandung angkatan 2011/2012.kita semua bisa jadi deket karena kita sempet sekelas di kelas VIII-G.kita menamakan 'geng' kita ini dengan nama FARMASYK.kenapa FARMASYK? karena nama itu gabungan dari inisial kita ber-delapan.Fatimah,Ayu,Rani,Mia,Azizah,Siti,Yeni,Kurnia.itu nama baru,karena sebelumnya 'geng' kita ini namanya RRK Crew.nama RRK Crew (remaja-remaja 'kismin')tercetus saat kita semua lagi lari pagi di sebuah komplek.nama itu akhirnya diganti menjadi FARMASYK,karena nama itu dianggap "bawa sial" (dan gue baru menyadari kalau nama RRK Crew gak ada hubungannya sama kesialan kita semua -__- )
gue udah lama gak ketemu mereka,karena gue harus pindah keluar kota...kangen? pasti :'( karena rasanya hidup gue kurang seru kalau gak ada mereka.
dulu,kita selalu bareng-bareng.ngerjain PR,ketawa-ketawa,masak-masak,bego-begoan,nonton TV,jalan-jalan,ngerumpi,sampai ngecengin cowok-cowok lucu,semuanya kita lakuin bareng-bareng.
satu hal lagi yang gue suka dari mereka.mereka semua orang-orng yang enak diajak buat bermimpi.gue gak pernah minder dan putus asa kalau deket mereka.gue dan sahabat-sahabat gue pengen banget jadi penyiar radio.saking pengennya,kita sempet bikin siaran sendiri di rumah dan suaranya direkam pake perekam suara di hp.kita juga pernah pengen jadi wiraswasta.kita pernah bikin es buah dengan merk "es bemain" pas bulan puasa 2011.nama bemain kita dapet dari Ruben Onsu yang selalu bilang "dia punya rasa bemain" di acara ceriwis.sayangnya,kita belum berutung,es kita belum disambut baik di pasaran :(
intinya,gue kangeeenn banget sama mereka...gue masih inget semua karakter mereka masing-masing,dan gue kangen itu.

Kangan Fatimah dengan gayanya yang santai,kangen tentang betapa ngefansnya dia sama bisma smash,miqdad addausy,dan kim hyun joong dan hobinya  jajan tahu pedes di depan rumah gue di Bandung
Kangen Rani yang hobi nyanyi-nyanyi pake bahasa inggris,kefanatikannya sama Justin Bieber, kegemaarannya minum es yogurth gopean,kangen ceritanya tentang keponakan kecilnya yang agak rese,dan tentunya kangen  dia yang selalu setia kawan dan asyik
Kangen Mia yang selalu apa adanya,sama kepolosannya,sama gilanya sama gue kalau lagi ngelawak,dan maniaknya sama hal-hal yang berbau jepang (terutama anime),dan kangen ceritanya tentang Ciwaruga,sebuah kawasan metropolitan (??) yang begitu dia banggakan sebagai tanah airnya
Kangen Azizah dengan hobinya beli segar dingin madu di kantin sekolah ,ketaatanya dalam beragama,dan kebiasaanya yang selalu ketiduran kalau kita semua  lagi nonton bareng serial korea naughty kiss di rumah gue
Kangen Siti yang ngefans banget sama artis-artis drama korea,Siti  yang kocak,kangen ceritanya tentang kucingnya yang namanya Sena,dan tentunya kangen sama dialek sundanya yang kental
Kangen Yeni yang anak gaul sejati, punya lesung pipi,suaranya yang bagus,ngefans banget saam Stefan William juga tentang kegemarannya makan bakso pakai kecap yang banyak
Kangen Kurnia yang murah senyum, tulisannya yang bagus,dia yang jago masak,yang ngajarin kita semua gimana caranya bikin seblak sama kangkung oseng yang enak,juga selalu suka makanan pedes dan suka banget makan doclang
 gue gak bisa pungkiri kalau masing-masing dari  mereka memang gak sempurna.pasti aja ada kekurangan mereka yang terkadang bikin gue sebel dan malah bikin kita semua berantem,tapi gue gak pernah mau terlalu permasalahin itu.karena menurut gue sempurna itu cuma milik andra and the backbone (??) eh,maksudnya tuhan.dan mereka termasuk gue cuma manusia yang punya sejuta kekurangan
gue selalu kangen setiap detik dimana kita masih bisa bareng bareng.nyebelinnya mereka,mereka selalu berhasil bikin gue nangis sendirian disini saking kangennya gue sama mereka.eh,gue suka curhat betapa kangennya gue ke mereka lewat diary yang mereka kasih ke gue sebelum gue pindah ke luar kota.

udah segitu dulu aja ya,semoga gak bosen bacanya
dan untuk kalian FARMASYK,i love you,more than there are stars in the sky.and i write this blog to describe how much i miss you :')

Jun 21, 2013

kayla's 3rd birthday :D

cerpen (7 kriteria jadi pacar Geta)












7 kriteria jadi pacar Geta



Oleh: Ayu Indira D.









“perpustakaan,tempat yang harusnya dipake buat baca buku dan cari ilmu malah dipake pacaran.huuh..dasar!!” keluh Geta sambil membolak balikan lembaran buku bacaannya.
Memang,perpustakaan SMA Pelita Harapan lebih tepat disebut tempat pacaran daripada perpustakaan.karena kebanyakan pengunjungnya lebih sering ngobrol berduaan sama pacar masing-masing daripada pinjem atau sekedar baca-baca buku
“alah,bilang aja loe sirik.keliatan tuh dari muka lo” celetuk Ezra sambil terus membaca buku
“kenapa sih,orang-orang gampang banget bisa punya pacar? sedangkan gue? selama 16 tahun gue hidup,gak pernah tuh bisa punya pacar,bahkan ditembak cowok pun gak pernah.emang segitu jeleknya gue? gue juga mau ngerasain pacaran” keluh Geta sambil melihat pemandangan orang-orang yang sedang asyik pacaran disekelilingnya.
Memang aneh kalau seseorang kayak Geta gak pernah punya pacar.Geta jauh dari kata jelek,dia cantik,dia juara kelas berturut-turut sejak SD,Geta juga periang dan ramah.tapi anehnya,belum ada cowok yang jadi pacarnya.
“ya udah lah,memang udah takdir lo jadi JOMBLO abadi muehehehe…” kata Ezra sambil tertawa terbahak-bahak.
“sialan lo” kata Geta sambil memukul Ezra dengan buku yang ia pegang. “ke kelas yuk,bĂȘte gue ngeliatin orang pacaran mulu” Geta beranjak keluar perpustakaan,Ezra mengikuti.
*****
“Zra,gue serius.kenapa ya gak ada cowok yang mau sama gue? apanya yang salah sama gue?” kata Geta sambil menatap Ezra.
Ezra memasang tampang serius,mendekat ke arah Geta lalu menatapnya dalam-dalam. “lo itu cantik kok,Cuma..” Ezra menggantungkan kata-katanya.
“Cuma…?” tanya Geta penasaran
“Cuma..lo itu bau mulut.pantes aja gak ada yang mau sama lo hahaha…” kata Ezra sambil tertawa
“ah masa sih,perasaan gue tadi udah sikat gigi” Geta dengan tampang polosnya,mencek bau mulut.
Ezra makin tertawa geli. “nggak..nggak Get,gue bercanda.sebenernya ada kok yang suka sama lo.lo nya aja yang nggak nyadar. tau gak si Denis,anak kelas sebelah? dia kan naksir parah sama lo” jawab Ezra
“duh,giliran ada yang suka malah si Denis.dia kan norak banget.baru bisa main basket aja udah belagu,baru bawa mobil aja sombongnya udah selangit,pecicilan,udah gitu suka pamer lagi.mending kalau cakep,muka juga pas-pasan” kata Geta.ngebayangin Denis aja Geta udah geli.cowok norak yang sombong parah,itu yang Geta liat dari Denis
“terus lo maunya yang kayak gimana? yang kayak Justin Bieber? atau yang kayak Zayn Malik?” Tanya Ezra.
Geta berkhayal sejenak sambil membayangkan pacar idamannya. “gue punya 7 kriteria,gue tuh mau cowok yang ganteng,cool,pinter ,suaranya harus bagus,jago main alat music,harus penyuka binatang,dan harus bisa bikin gue nyaman sama dia” kata Geta sambil terus membayangkan pacar idamannya.
“komplit banget tuh,mana ada orang kayak gitu.setiap orang pasti punya kekurangan  lah” kata Ezra
“pasti ada,pokoknya gue mau punya cowok kayak gitu” kata Geta mantap.
*****
Hari ini,sekolah pelita harapan tampak ramai.bukan karena ada kerusuhan atau tawuran,tapi karena hari ini kabarnya ada seorang penyanyi terkenal yang akan pindah sekolah ke sekolah Pelita Harapan.
“ya ampun,sekolah kita kok rame banget sih udah kayak pasar?” Geta yang baru saja datang kesekolah keheranan.
“katanya sih ada artis mau sekolah disini.tau deh siapa artisnya” jawab Ezra
Keheranan itu akhirnya terjawab juga.setelah bel masuk berbunyi,Pak Hamka,guru matematika masuk ke kelas.tapi dia tidak sendiri,dia bersama seorang murid laki-laki dan nampaknya murid laki-laki itu langsung membuat seluruh murid,terutama murid perempuan menjadi heboh.
“tenang sedikit anak-anak,teman baru kalian akan memperkenalkan diri” kata pak Hamka dengan logat bataknya yang kental.seisi kelas langsung hening.
“perkenalkan,nama saya Edgar Febrian Prasetya.kalian bisa panggil saya Edgar.saya pindahan dari sekolah Nusa Bangsa.mohon bantuannya” kata anak baru yang bernama Edgar itu sambil tersenyum dan membuat semua murid perempuan,kecuali Geta meleleh.pak Hamka lalu mempersilakan Edgar duduk.
Sayup-sayup terdengar suara bisik-bisik dari murid-murid perempuan di kelas.ada yang bilang “wah Edgar ternyata ganteng banget aslinya”, ada juga yang bilang “Edgar harus jadi gebetan gue”
Geta dengan polosnya malah bertanya pada Melvy,teman sebangkunya. “Mel,emangnya Edgar itu siapa sih? kok kayaknya udah banyak yang kenal sama dia ya? padahal kan dia baru kenalan tadi”.
“Ge,masa lo gak tau siapa Edgar? lo gak pernah nonton tv? Edgar itu kan penyanyi yang paling terkenal.udah cakep,suaranya bagus,jago main alat music lagi,dia itu idola remaja banget.masa lo gak tau?” Melvy keheranan.
“gue emang jarang nonton tv sih,gue lebih suka baca buku soalnya” jawab Geta
“huuh..baca buku mulu.kali-kali nonton tv atau baca majalah gitu kayak remaja normal.coba deh lo nonton tv entar malem.kalau gak salah Edgar bakal tampil di acara music gitu” kata Melvy.
“iya deh,entar gue nonton” jawab Geta
*****
Malamnya Geta mengikuti saran Melvy untuk nonton Edgar di salah satu acara tv
“aaahhh,gilaa…keren banget suaranya,dia juga jago banget main alat musiknya.baru kali ini gue liat ada orang sekeren ini” kata Geta terkagum-kagum sambil melihat penampilan Edgar di TV.
“Ternyata bener apa kata anak-anak di sekolah,Edgar memang berbakat banget.pantes banyak cewek yang naksir dia.selain itu,dia juga cakep banget.duh,kok kepikiran Edgar terus ya? jangan-jangan gue naksir dia” gumam Geta sambil senyum-senyum sendiri membayangkan Edgar.

Esok paginya di sekolah,Geta gak bisa nyembunyiin perasaan senengnya.ia terus senyum-senyum sendiri.Ezra pun sampai keheranan.
“eh,bocah jomblo,kenapa lagi lo? daritadi senyum-senyum sendiri kayak orang gila” Tanya Ezra keheranan melihat sahabatnya itu
“coba tebak,kemarin malem gue abis nonton siapa?” Tanya Geta
Ezra asal menjawab. “hmmm…pak Tarno”
“itu sih favorit lo!!!” Geta mendengus. “Gue kemarin tuh habis nonton Edgar,dan gue baru tau kalau ternyata,ternyata Edgar itu penyanyi yang punya suara paling keren sedunia” kata Geta sambil tersenyum.
“Edgar,anak baru di kelas kita? dia penyanyi?” Tanya  Ezra
“lo belum tau? dia itu penyanyi yang lagi ngehits banget.sebenernya gue juga baru tau kemarin sih,tapi gue udah nonton penampilan dia di TV.dan memang keren banget,pantes banget yang naksir dia” Geta tak henti-hentinya muji Edgar.
“termasuk lo?” Tanya Ezra lagi
“belum,dia baru menuhin 4 kriteria.ganteng,suaranya bagus,jago main alat musik,dan cool.kecuali kalau Edgar itu pinter ,penyayang binatang,dan bisa bikin gue nyaman sama dia.baru gue naksir dia” ujar Geta mantap.
“whatever..!! buruan ke kelas,entar telat” Ezra menarik tangan Geta menuju ke kelas.
*****
“si Ezra kemana sih,gue cariin juga” keluh Geta sambil kebingungan mencari Ezra di kantin.akhirnya Geta memutuskan untuk kembali ke kelas.
Namun  saat melewati taman belakang sekolah,Geta tergoda ingin kesana .Geta dan sahabatnya Ezra memang biasa nongkrong disana,karena selain sepi,taman belakang sekolah sebenernya sejuk banget.Geta akhirnya menuju ke taman belakang sekolah.
Di taman,Geta melihat ada seorang cowok yang sedang duduk di bawah pohon.cowok itu memunggungi Geta,sehingga ia tak bisa melihat wajahnya.
“Hai..” sapa Geta pada cowok itu
Cowok itu membalikan badan dan membalas sapaan Geta sambil tersenyum. “hai ..”
Geta kaget setengah mati ,ternyata cowok itu Edgar. “boleh ikut duduk disini gak?” Tanya Geta
“boleh,duduk aja” jawab Edgar.Geta duduk tepat di sebelah Edgar.
“gue Edgar,anak baru disini.lo?” Edgar memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangan.
“nama gue Garneta Anasya,tapi panggil aja Geta.gue udah tau lo kok,kita kan satu kelas” jawab Geta sambil membalas uluran tangan Edgar.
“oh,ya? maaf ya,gue nggak ngenalin lo.gue memang belum sempet kenalan sama semua anak-anak di kelas” Edgar meminta maaf,wajahnya terlihat tulus banget.Geta jadi makin deg-degan.
“gapapa kok.eh,ngomong-ngomong lo ngapain sendirian disini?anak baru kan harusnya sibuk nyari-nyari temen baru,lo malah sendirian aja” Tanya Geta
“gue lagi ngumpet dari kejaran anak-anak cewek yang ngefans sama gue.anak-anak cewek disini pada norak,cari-cari perhatian gitu.gue jadi gak nyaman,dikit-dikit diikutin.mungkin karena gue sering muncul di TV dan majalah,mereka jadi deketin gue mulu.jadi mendingan gue disini” keluh Edgar
Geta tertawa mendengar jawaban Edgar.“ngumpet? hahaha..ya,wajar aja kalau mereka ngefans sama lo,lo memang keren banget sih kalau lagi manggung.walaupun sebenernya ,gue baru tau kalau lo penyanyi itu kemarin.itu pun karena Melvy,temen sebangku gue nyaranin gue buat nonton  lo di TV”  kata Geta jujur.
“lo baru tau gue penyanyi kemarin? lo emangnya gak pernah nonton TV?” Edgar keheranan.baru kali ini ada cewek yang gak tau kalau dia itu penyanyi terkenal.
“jarang banget sih,gue lebih suka baca buku pelajaran atau novel di dalam kamar daripada nonton TV” jawab Geta.
“gue juga suka banget baca buku” kata Edgar.
Selanjutnya mereka terus mengobrol tentang banyak hal,dari obrolan mereka terlihat banyak kesamaan antara mereka berdua.Geta suka lagu-lagu Hivi!,Edgar juga.Edgar suka melihara anjing,Geta juga.Geta suka baca buku tentang detektif,Edgar juga.Edgar pernah ikut olimpiade fisika,Geta juga.Geta benci orang-orang yang suka pacaran di perpustakaan,Edgar juga.ada banyak banget persamaan diantara mereka berdua.mungkin ini yang namanya jodoh? Entahlah..
Dan yang pasti,setelah obrolan di taman belakang sekolah itu,Edgar dan Geta jadi sering ngobrol di kelas ataupun  diluar kelas.Geta ngerasa cocok banget sama Edgar
*****
“ehm..perlu gue anter ke RSJ?” Tanya Ezra sambil mengagetkan Geta yang sedari tadi senyum-senyum sendiri dari belakang.
“ah,Ezra.apaan sih lo? rese banget tau nggak” kata Geta kesal.
“abisnya lo udah kayak orang gila,senyum-senyum sendiri,ketawa-ketawa sendiri,ngelamun mulu.lo kenapa sih?” Ezra keheranan melihat tingkah laku aneh sahabatnya itu
“gue lagi mikirin Edgar,Zra.ini mungkin ya,rasanya jatuh cinta” kata Geta sambil terus senyum-senyum sendiri
Baru pertama kalinya,Geta ngerasa sebahagia ini.rasanya dipikirannya Cuma ada Edgar.mungkin ini yang namanya cinta pertama,rasanya indah banget.
“Edgar mulu lo pikirin,udah belajar belum buat ulangan matematika nanti?” Ezra membuyarkan lamunan Geta.
“belum” jawab Geta enteng.
“lo gimana sih,ulangan matematikanya pak Hamka kan selalu susah.lo malah belum belajar,mikirin Edgar mulu sih” kata Ezra
“Zra,dapet nilai bagus itu bukan prioritas utama gue sekarang ini.gue lagi memprioritaskan punya pacar,dan siapa tau,Edgar bakal jadi pacar pertama gue” jawab Geta.
“ini anak kayaknya udah konslet ya,terserah lo deh” kata Ezra sambil membuka tasnya dan mengambil buku catatan matematika.

Hari ini Edgar dan Geta udah janjian jalan berdua setelah jam pelajaran pulang sekolah.Geta seneng banget diajak jalan sama Edgar.ini bikin Geta gak konsen pas ulangan matematika.Geta tau nilai ulangannya bakal jelek,tapi dia gak peduli.yang penting dia bisa jalan sama Edgar
“Zra,lo nanti pulang duluan aja ya,gue gak bareng sama lo” kata Geta sambil memasukan buku-buku pelajaran kedalam tas
“sejak kapan lo berani pulang sendirian? sejak kita SD sampai sekarang kan lo selalu pulang sama gue” Tanya Ezra.
“idih,siapa yang mau pulang sendirian? gue kan mau jalan sama Edgar.gue duluan ya,Edgar udah nungguin gue.dahh..” kata Geta sambil berjalan menghampiri Edgar.mereka berdua lalu menuju ke luar kelas meninggalkan Ezra.
Entah mengapa,ada rasa sesak di hati Ezra melihat Geta dan Edgar jalan berdua.rasa sesak yang sama dengan rasa sesak yang entah mengapa bisa ada saat Geta menceritakan semua hal tentang Edgar.
“gue kok jadi gak enak hati gini ya liat mereka berdua jalan? apa gue cemburu? ah,gak mungkin.masa cemburu? Geta kan sahabat gue,bukan pacar gue.” gumam Ezra dalam hati. “ah udahlah,daripada mikir yang aneh-aneh,mendingan gue pulang deh sekarang. “kata Ezra sambil berjalan ke luar kelas.
*****
“Ge,hari ini gue mau ngenalin lo sama seseorang,wajah dan sifatnya mirip banget loh sama lo” kata Edgar pada Geta.
“oh,ya? siapa tuh? jadi penasaran” ujar Geta sambil membayangkan siapa orang yang bakal dikenalkan Edgar
Geta dan Edgar kemudian masuk kedalam sebuah restoran makanan siap saji.Edgar terlihat sedang mencari-cari seseorang,dan tak lama kemudian dia sudah menemukan orang yang dia cari.Edgar lalu menganjak Geta menghampiri salah satu meja.di meja itu duduk seorang cewek cantik yang kalau diliat-liat ternyata wajahnya memang mirip sama Geta.
“hai,maaf ya lama” sapa Edgar pada cewek itu.
“gapapa kok” jawab cewek itu sambil tersenyum.
“oh,iya kenalin.ini Geta.temen yang sering aku ceritain” Edgar memperkenalkan Geta pada cewek itu.Geta mengulurkan tangan.
“hai,Geta.aku Danita.Edgar udah banyak cerita tentang kamu” kata cewek bernama Danita itu sambil tersenyum ramah.
“oh,iya Ge.gue lupa cerita.ini Danita,pacar gue” kata Edgar
“oh..haaaaahhh? pacar..??!!” Geta kaget karena ternyata cewek yang ada di hadapannya sekarang ini ternyata pacarnya Edgar
“wajahnya yang cantik,sifatnya yang periang dan ramah mirip banget sama lo kan Ge” tambah Edgar.
“ah,bisa aja kamu” Danita tersipu malu. “oh,iya ayo duduk.aku udah pesenin makanan” tambah Danita mengajak Edgar dan Geta duduk.
Edgar dan Geta lalu duduk,tapi tampaknya Geta masih shock menghadapi kenyataan bahwa Edgar,cowok yang dia taksir ternyata udah punya pacar.Edgar,Geta,dan Danita kemudian ngobrol tentang banyak hal.tapi kayaknya Geta gak bisa konsentrasi ngobrol,rasanya Geta ingin cepat pulang dan nangis sekeras-kerasnya.
Tak terasa hari telah beranjak sore,mereka bertiga memutuskan untuk pulang
“Ge,lo beneran gak mau ikut gue sama Danita pulang bareng?” Tanya Edgar pada Geta yang mutusin buat pulang sendiri.
“gapapa kok,gue bisa pulang sendiri.lagian gue mau ke rumah Ezra dulu” jawab Geta.
“ya udah kita duluan ya ,Geta” kata Danita sambil melambaikan tangan kearah Geta,Edgar mengikuti.
“iya,..daahh” Geta membalas lambaian tangan Danita dan Edgar
Mobil Edgar pun melaju meninggalkan area parkir restoran siap saji,sedangkan Geta masih berdiri terpaku di area parkir itu sendirian
*****
“Tok..tok..tok..” terdengar pintu rumah Ezra diketuk oleh seseorang diluar.Ezra yang sedang asyik bermain Play Station segera beranjak untuk membukakan pintu
“siapa sih malem-malem gini bertamu ke rumah orang?” gumam Ezra. ”iya..iya..sebentar” kata Ezra sambil membukakan pintu.
Ketika membuka pintu,Ezra terkejut melihat Geta yang sedang menangis
“Ezraaaaa….huhuhu..” kata Geta sambil menangis
“lo kenapa Ge? ayo masuk ..cerita sama gue” ajak Ezra
Geta lalu menceritakan semua hal yang dia alami di restoran siap saji tadi.semua hal yang membuat dia menangis seperti sekarang.
“jadi si Edgar itu udah punya pacar dan pacarnya itu mirip sama lo” Ezra mengulang lagi kata-kata yang diucapkan Geta.
“iya,jadi dia deketin gue Karena dia ngerasa lagi deket sama pacarnya,kalau dia lagi deket sama gue .gue sakit hati banget Zra.Edgar itu PHP banget.gue sedih,gue mau nangis terus rasanya Zra huhuhu…” kata Geta sambil terus menangis
“iya,Ge.gue ngerti.loe boleh nangis sampe loe puas.gue bakal nemenin lo terus” Ezra menenangkan Geta.
“makasih ya Zra,gue sayang banget sama lo” Geta memeluk Ezra erta-erat dan terus menangis
Ezra yang salah tingkah akhirnya ikut memeluk Geta. “iya,Ge.gue..gue juga sayang sama lo.lebih dari lo sayang sama gue.”
“Zra..?” kata Geta lagi
“kenapa lagi Ge..?” Tanya Ezra
“lo belum mandi ya? bau loe gak enak banget” kata Geta sambil melepaskan pelukannya dari Ezra.
Ezra lalu mencium bau tubuhnya. “udah kok,hidung lo aja yang bermasalah” kata Ezra sambil memencet hidung Geta.
“atau lo emang bau permanen ya? hahaha” Geta memasang ekspresi sok berpikir
Ezra mengacak rambut Geta asal “huu..enak aja”.
*****
Disini,di taman belakang sekolah Geta dan Ezra duduk dibawah rindangnya pohon.sekolah tampak sepi,karena memang  jam pelajaran telah berakhir satu jam yang lalu.
“tau gak Zra,gue pertama kali kenalan sama Edgar disini loh” kata Geta dengan tatapan kosong
“mau sampai kapan lo inget-inget Edgar terus? loe juga harus move on kali” ujar Ezra
“caranya?” Geta mengalihkan pandangan pada Ezra
“cari cowok baru lah,ada kok cowok yang sayang banget sama lo.dan mungkin lo juga sayang sama dia” jawab Ezra enteng
“siapa? Denis? iuhh..gak banget.mendingan jomblo seumur-umur deh” Geta bergidik  membayangkan Denis
“bukan Denis,tapi..gue” sanggah Ezra. “gue baru sadar kalau ternyata selama ini gue suka sama lo Ge” tambahnya lagi
Geta tampak kaget,lalu kemudian tersenyum. “gue juga sebenernya suka sama lo”
Ada hening sejenak diantara mereka..
“jadi.?” Tanya Geta
“jadi apa?” Ezra balik bertanya
“lo kok diem aja? gak mau ngomong apa gitu ke gue?” Tanya Geta lagi
“mmm..nggak tuh” jawab Ezra enteng
“ih,gue mau pulang aja,lo rese” kata Geta kesal sambil beranjak dari tempat duduknya dan mengambil tas disebelahnya.
“Ge..Ge..gue bercanda kali.sini duduk lagi”k ata Ezra sambil menarik pelan tangan Geta.Ezra lalu melanjutkan kata-katanya. “ehm..Geta yang bawel,yang rese,yang ngeselin,yang ngangenin,mau gak jadi pacar gue yang ganteng ini?”
“ganteng? huuu..kepedean banget sih” kata Geta sambil mengacak rambut Ezra yang rapi.tapi kalau diliat-liat Ezra memang ganteng,ganteng banget malah. “iya,gue mau” tambah Geta
“serius? tapi kan gue bukan tipe cowok idaman loe,gue gak kayak Edgar,yang cool,jago main alat music,jago nyanyi,penyuka binatang.” Tanya Ezra lagi sambil tersenyum jahil
“Ezraaa..udah gak usah dibahas lagi” keluh Geta
“hahaha..iya..iya bercanda sayang.pulang yuk,udah mau sore nih” kata Ezra sambil berdiri dan mengulurkan tangan untuk membantu Geta berdiri.
“mungkin Ezra gak bisa Menuhin 6 kriteria cowok idaman gue.tapi dia bisa Menuhin satu kriteria terakhir,yaitu bikin gue nyaman deket sama dia,dan itu yang paling penting” gumam Geta dalam hati.
“ayo,pacar,kita pulang” kata Ezra sambil tersenyum dan menggenggam tangan Geta
“ayoo..” jawab Geta semangat…… Tamat..